AS Berencana Tutup Konsulat di Medan

Berita, Politik2 Dilihat

JAKARTA — Pemerintah Amerika Serikat (AS) berencana menutup lima misi diplomatik asing di beberapa negara, termasuk Konsulat Jenderal AS yang beroperasi di Medan, Sumatera Utara. Penutupan pos-pos diplomatik ini merupakan bagian dari kebijakan efisiensi birokrasi yang didorong oleh pemerintahan Presiden Donald Trump.

Berdasarkan laporan Reuters pada Rabu (5/8/2026), pemberitahuan resmi terkait rencana penutupan tersebut telah dikirimkan ke beberapa komite Kongres AS sejak akhir pekan lalu. Selain konsulat di Medan, empat kantor perwakilan diplomatik lain yang masuk dalam daftar penutupan meliputi Kedutaan Besar AS di St. George’s (Grenada), Konsulat AS di Nagoya (Jepang), Konsulat AS di Winnipeg (Kanada), serta kantor cabang kedutaan di Douala (Kamerun).

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyampaikan bahwa langkah pengurangan biaya dan penyesuaian ukuran organisasi ini diperlukan untuk menata birokrasi pemerintah agar lebih efektif dan efisien. Penutupan beberapa perwakilan konsuler ini menjadi momen langka bagi Departemen Luar Negeri AS, mengingat pemangkasan fungsi diplomatik tersebut dilakukan tanpa keterkaitan langsung dengan krisis atau peristiwa geopolitik tertentu di negara penerima.

Merespons kabar tersebut, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia menyatakan menghormati keputusan internal pemerintah AS. Meskipun demikian, pemerintah RI mencatat bahwa hingga saat ini belum ada pemberitahuan resmi yang disampaikan Kedutaan Besar AS di Jakarta mengenai jadwal teknis penutupan.

“Indonesia menghormati keputusan internal Pemerintah Amerika Serikat mengenai pengaturan perwakilan diplomatik dan konsulernya,” ujar Juru Bicara Kemlu RI, Vahd Nabyl Achmad Mulachela, Rabu (5/8/2026).

Vahd menambahkan, penyesuaian operasional perwakilan konsuler ini dipastikan tidak akan memengaruhi maupun mengganggu hubungan bilateral kedua negara yang selama ini berjalan dengan baik. Konsulat AS di Medan sendiri selama ini berfungsi menjalankan urusan konsuler, pelayanan visa, serta memfasilitasi hubungan ekonomi dan budaya AS di wilayah Sumatra.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *